Kemarin kita telah membahas saol sejarah yang ad di Kota Batu. Sekarang saatnya kita membahas Sejarah Kota Malang.

Kota Malang seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Fasilitas umum direncanakan sedemikian rupa agar memenuhi kebutuhan keluarga Belanda. Kesan diskriminatif itu masih berbekas hingga sekarang. Misalnya Ijen Boulevard kawasan sekitarnya. hanya dinikmati oleh keluarga-keluarga Belanda dan bangsa Eropa lainnya, sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai. Kawasan perumahan itu sekarang bagai monumen yang menyimpan misteri dan seringkali mengundang keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim di sana untuk bernostalgia.

Berikut gelar yang disandang oleh Kota Malang

  • Paris of java (Karena kondisi alamnya yang indah, iklimnya yang sejuk dan kotanya yang bersih, bagaikan kota PARIS nya Jawa Timur.)
  • Kota Pesiar (Kondisi alam yang elok menawan, bersih, sejuk, tenang dan fasilitas wisata yang memadai merupakan ciri-ciri sebuah kota tempat berlibur)
  • Kota Peristirahatan (Suasana Kota yang damai sangat sesuai untuk beristirahan, terutama bagi orang dari luar kota Malang, baik sebagai turis maupun dalam rangka mengunjungi keluarga.)
  • Kota Pendidikan (Situasi kota yang tenang, penduduknya ramah, harga makanan yang relatif murah dan fasilitas pendidikan yang memadai sangat cocok untuk belajar/menempuh pendidikan.)
  • Kota Militer (Terpilih sebagai kota Kesatrian. Di Kota Malang ini didirikan tempat pelatihan militer, asrama dan mess perwira disekitar lapangan Rampal., dan pada jaman Jepang dibangun lapangan terbang, Sundeng,  di kawasan Perumnas sekarang.)
  • Kota Sejarah (Sebagai kota yang menyimpan misteri embrio tumbuhnya kerajaan-kerajaan besar, seperti Singosari, Kediri, Mojopahit, Demak dan Mataram. Di Kota Malang juga terukir awal kemerdekaan Republik bahkan Kota Malang tercatat masuk nominasi akan dijadikan Ibukota Negara Republik Indonesia.)
  • Kota Bunga (Cita-cita yang merebak dihati setiap warga kota senantiasa menyemarakkan sudut kota dan tiap jengkal tanah warga dengan warna warni bunga.)

Kekayaan Budaya dan Etnis Kota Malang

Kekayaan budaya dan etnis yang dimiliki daerah Malang sangatlah berpengaruh pada seni tradisional yang ada. Salah satu warisannya adalah topeng Malang atau wayang topeng Malangan. Namun, kesenian modern lambat laun mengikis keberadaan topeng Malang ini. Gaya yang dimiliki oleh kesenian ini merupakan wujud dari pertemuan antara 3 budaya yaitu budaya Madura, Tengger dan Jawa Tengahan. Tiga budaya tersebut bermula dari 3 sub kultur tadi yaitu Madura, Tengger dan Jawa Tengahan.

Etnis masyarakat daerah Malang terkesan religius, suka bekerja keras, dinamis serta menjunjung tinggi kebersamaan. Mereka bangga terhadap identitas terkenal mereka yang dikenal dengan julukan AREMA atau arek Malang.

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: