Siapa yang tak mengenal Kota Batu sebagai Kota Apel. Dengan jumlah 2,1 Juta pohon apel di Kota Batu menjadikan Kota Batu sebagai penghasil buah apel terbesar di Indonesia. Dalam sejarahnya apel mulai ditanam di dataran tinggi Kota Batu pada tahun 1929 oleh seorang Belanda bernama Gratel. Hingga akhirnya tanaman apel ini dibudidayakan serius oleh Belanda di Kota Batu. Seiring dengan hengkangnya bangsa Belanda dari tanah Indonesia perkebunan perkebunan apel yang ada di kota Batu kini menjadi milik pribumi. Dalam perkembangannya terdapat 4 jenis apel yang banyak dibudidayakan di Kota Batu, yaitu manalagi, romebeauty, green smith, dan anna. Menurut Dwi Nawangwulan salah seorang dari keluarga petani apel dari Desa Tulungrejo mengatakan bahwa apel adalah ciri khas dari Kota Batu yang harus dilestarikan dan dijaga keberadaannya. Teknologi pertanian yang lebih modern adalah kebutuhan petani saat ini untuk dapat mengembangkan budidaya apel diimbangi dengan harus adanya regenerasi petani muda.

Saat ini budidaya buah apel banyak dikembangkan dan dibudidayakan di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Perkembangan Kota Batu sebagai Kota Apel dan Kota Wisata menjadikan kebun apel berubah nilai fungsinya menjadi destinasi wisata unggulan yaitu wisata agro petik apel. 

Kita berharap kota Batu sebagai Kota Apel terus bisa dipertahankan. Mengingat apel meiliki history yang kuat di Kota Batu

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: